Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Di Cina, Pelajar Berprestasi Dihadiahi Anak Babi

Terjadi di provinsi Yunnan, Cina

Ternyata anak babi bisa digunakan sebagai reward untuk pelajar berprestasi!

Setidaknya hal tersebutlah yang terjadi pada beberapa pelajar di provinsi Yunnan, Cina.

Hadiah itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian akademis mereka. Dengan demikian, para pelajar diharapkan bisa lebih termotivasi untuk belajar dan menghidupkan kembali ekonomi lokal.

(Foto: Weixin)
Baca juga: Hewan Terkuat di Bumi Ini Bakal Terbang ke Salah Satu Bintang Luar Angkasa

Babi sebagai apresiasi akademik

Hal ini terjadi di Sekolah Dasar Xiangyang, wilayah Yiliang.

Wilayah tersebut dikenal sebagai salah satu wilayah paling miskin di Cina. Pada 2019, pendapatan tahunan penduduk setempat mencapai 27.291 yuan (Rp61 juta) per orang.

Sebanyak 20 anak babi diberikan kepada 20 murid di sekolah tersebut. Hewan-hewan tersebut adalah hasil sponsor Dana Kesejahteraan Umum Shanghai Xiangwu.

Momen penganugerahan tersebut pun sempat diabadikan dalam bentuk video dan dipublikasikan lewat Douyin, platform media sosial Cina.

Dalam video tersebut para murid terlihat mengenakan hiasan bunga merah sebagai simbol kehormatan, sambil menerima anak babi yang diketahui berbobot 5-10 kilogram.

(Foto: Weixin)
Baca juga: Pria Indonesia Jualan 933 Selfie Dirinya Sebagai NFT, Raup Puluhan Juta Rupiah

“Babi ini juga menolong keluarga mereka…”

Menurut salah satu guru di sekolah tersebut, Hou Changliang, hadiah ini bukan cuma untuk mendukung para murid, namun juga untuk menolong keluarga mereka.

Meski mereka tidak melihat manfaat langsung dari keberadaan anak babi ini, mereka akan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari anak babi ini di masa depan,” tutur Hou dalam video yang beredar.

Hou juga mengaku sering melihat tawaran donasi materi untuk para murid, namun ia menolaknya.

Saya tak ingin anak-anak kami berpikir mereka bisa mengandalkan donasi atau mereka tak perlu bekerja keras. Saya ingin mereka mengerti, mereka harus bekerja keras dan dengan itu mereka bisa mendapatkan kehormatan dan kekuasaan,” ujarnya.