Terselip Perang Proksi Iran Vs Israel, Apa Dampak dari Semua Ini?
Kalian mungkin akhir-akhir sering baca headline berita atau nonton cuplikan video ledakan yang berseliweran di media sosial. Dan dari situ mungkin muncul pertanyaan, “apa yang sebenarnya antara Iran dan AS?”
Semua terjadi setelah Iran bertahun-tahun melakukan “perang bayangan” (shadow war) dengan poros Amerika Serikat (AS). Kedua negara tersebut akhirnya mencapai titik didih. Slide untuk cari tahu selengkapnya!
Why: Ada apa antara Iran dan Amerika Serikat?
Kesepakatan antara Iran dan AS berakhir buntu dalam putaran ketiga negosiasi nuklir yang dilakukan di Jenewa. Hal ini digadang-gadang jadi main reason di balik peperangan antar keduanya.
Fakta barunya: Foundation for Defense of Democracies (FDD) mengonfirmasi Operation Epic Fury adalah produk dari “perencanaan bersama selama berbulan-bulan” antara militer AS dan Israel. Maksudnya? Rencana serangan militer sebenarnya sudah disepakati oleh AS & Israel sebelum negosiasi Jenewa berakhir.
Diperparah: Di tengah itu semua ada narasi kuat soal ancaman nuklir Iran yang berkembang dengan menegangnya hubungan diplomatik antara Iran dengan poros AS.
Eskalasi: Ketegangan antara Iran dan AS bukan lagi soal shadow war, tapi serangan langsung antar-wilayah kedaulatan negara.
When, where, how: The Joint Strike
28 Februari 2026 → Operasi Militer Gabungan
Serangan udara besar-besaran yang dijuluki “Operation Epic Fury” oleh AS dan “Operation Roaring Lion” oleh Israel.
Targetnya: Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Kantor Presiden di Teheran, Kepala Militer, komplek Pasteur di Teheran, fasilitas nuklir di Isfahan, Qom, serta pangkalan udara Karaj.
Melibatkan: Jet tempur F-35I Israel dan pembom B-2 Spirit AS. Dilaporkan 900 target dihantam dalam 12 jam pertama untuk melumpuhkan sistem radar dan pertahanan udara S-300/S-400 Iran.
Who: The Turning Point
1 Maret 2026 → Gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Khamenei
Media pemerintah Iran dan AS mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia dalam serangan di kediamannya di Teheran.
Dampak: Kekosongan kekuasaan terjadi seketika di Teheran. Angkatan Bersenjata Iran langsung mengambil alih komando di bawah status darurat nasional.
Petinggi yang jadi korban: Selain Khamenei, Kepala Staf Angkatan Darat Iran, Abdolrahim Mousavi, juga dilaporkan meninggal dunia dalam serangan tersebut.
When & how: The Retaliation
1 Maret 2026 – Serangan Balasan Iran
Iran meluncurkan ratusan rudal balistik dan drone ke arah Israel dan negara-negara Teluk yang menampung basis militer AS.
Lokasi: Ledakan dilaporkan di Tel Aviv, Beit Shemesh (Israel), serta pangkalan militer di Bahrain (Markas Armada ke-5 AS), Qatar, dan Kuwait.
Korban: Serangan rudal di Beit Shemesh menewaskan 8 orang. Di Dubai dan Abu Dhabi, sistem pertahanan mencegat proyektil namun serpihannya merusak area residensial.
What & how: Global Impact
Energi: Harga minyak mentah dunia melonjak tajam karena penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur vital bagi 20% pasokan minyak dunia.
Penerbangan: Jalur udara Timur Tengah ditutup total. Ribuan penerbangan internasional dialihkan atau dibatalkan akibat eskalasi konflik.
Geopolitik: Aliansi “Axis of Resistance” (Hezbollah di Lebanon dan Houthi di Yaman) menyatakan solidaritas dan mulai melakukan serangan gangguan di perbatasan utara Israel dan Laut Merah.
Who: Peran Indonesia di Tengah Konflik Ini
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyatakan siap berangkat ke Iran untuk menjadi mediator antara kedua negara.
“Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi,” demikian pernyataan yang dikutip dari siaran resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
Rekapitulasi Perang per 3 Maret 2026
- Iran konfirmasi kematian Ayatollah Khamenei akibat serangan udara; status internet blackout total.
- Palang Merah Iran laporkan setidaknya 555 orang tewas dalam serangan AS-Israel di seluruh Iran, per Al Jazeera, (3/3/2026).
- Selat Hormuz resmi DITUTUP oleh Iran. Jalur minyak dunia lumpuh, distribusi minyak dunia chaos, per Reuters.
- Harga minyak dunia naik tajam; mata uang Rupiah terjun ke level Rp16.868. Melemah 81 poin (0,48%) dibandingkan perdagangan sebelumnya.
- Status waspada tinggi; diminta selalu update keadaan ke KBRI Tehran lewat grup koordinasi.
Conclusion
Ketegangan geopolitik antara Iran vs AS yang melibatkan Israel, berdampak ke kondisi dunia. Hingga saat ini situasi masih fluktuatif dan dapat berubah sewaktu-waktu. Yang bisa kita lakukan sebagai warga negara adalah tetap update informasi lewat berita yang terverifikasi dan memfilter sumber informasi.
Komen informasi apa lagi seputar perang Iran vs AS yang kalian tahu setelah baca/nonton berita?