Gundala dan Sri Asih yang merupakan bagian dari Bumilangit kini hadir dalam bentuk karya seni format digital yang memanfaatkan teknologi blockchain.

Diresmikan pada Selasa (21 Desember), karya digital itu dirilis dalam bentuk video, gambar statis, GIF dan bentuk aset yang belakangan sedang tren alias Non-Fungible Token (NFT),

Gundala dan Sri Asih rambah dunia NFT

Dilansir dari Kompas.com, adapun karaya seni digital berbasis NFT ini menghadirkan dua karakter ikonik dari serial superhero Bumilangit, yaitu Gundala dan Sri Asih.

Budiasto Kusuma mengatakan peluncuran karya seni digital melalui NFT ini dilakukan demi melestarikan pahlawan super yang berasal dari Indonesia.

Gundala dan Sari Asih Dijual Bumilangit Dalam Bentuk NFT
via Kompas.com

Ini merupakan kebanggan buat kami sebagai pelestari aset karya anak bangsa. Superhero dari bangsa sendiri, untuk kita amankan menjadi aset digital mengikuti tren yang ada saat ini,” tutur Budiasto.

Dia melanjuta, aset NFT yang akan diterbikan Bumilangit Digital Mediatama rencanya berjumlah 737 unit yang terdiri dari 356 unit karakter Gundala, dan 381 unit karakter Sri Asih.

Kendati demikan dalam peluncuran perdananya, mereka hanya melepas 46 unit karakter Gundala dan 55 Unit karakter Sri Asih.

Ludes kurang dari waktu sejam

Menariknya, Budiasto mengklaim bahwa dalam kurun waktu kurang dari satu jam setelah peluncuran, aset NFT dengan karakter Gundala yang dilepas pada kloter pertama ini langsung terjual habis.

Bumilangit Luncurkan NFT Gundala dan Sri Asih, Tertarik Beli? - Trenasia.com

Rencanya, sisa aset NFT yang tersedia akan dilepas secara bertahap per dua minggu. Di mana setiap peluncuran akan ada sekitar 100-150 NFT yang bisa dibeli.

Wah, keren sekali!