Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Joko Anwar Debut di Hollywood Sebagai Sutradara Lewat Film Fritzchen

Joko Anwar debut di Hollywood sebagai sutradara lewat Fritzchen. Adapun film tersebut merupakan sebuah adaptasi dari cerita pendek klasik karya Charles Beaumont.

Menariknya, kabar debut sutradara Pengabdi Setan ini pertama kali diumumkan oleh Deadline, Senin (4 April) waktu Amerika Serikat.

Joko Anwar debut di Hollywood, kolaborasi bareng perusahaan film papan atas

Menariknya, proyek ini bakal diproduksi oleh perusahaan film raksasa Village Roadshow yang kerap hadir dengan film-film terbaik.

Sebut saja The Matrix, Joker (2019), Mad Max: Fury Road (2015), Ocean’s Eleven (2011), dan Ready Player One (2018).

via LogoLynx

Berdasarkan keterangan Joko Anwar, proyek ini bermula dari ketertarikan Village Roadshow untuk bekerjsama dan menggandengnya.

Para produser di Village Roadshow udah lama ngikutin film-film saya dan kata mereka udah lama pengen ajak kerja sama,” kata Joko Anwar kepada CNNIndonesia.com, Selasa (5 April).

Mereka tahun lalu punya satu project sci-fi horor yang mereka anggap cocok aku buat. Lalu mereka menghubungi agen saya di Amerika, Creative Artist Agency (CAA), lalu ketemu, dan ternyata cocok banget,” sambungnya.

Bukan hanya sebagai sutradara, melainkan penulis skenario.

Lewat akun Instagramnya, Joko Anwar juga mengunggah takapan layar berita ‘Deadline’ terkait proyek terbarunya di Hollywood.

Unggahan tersebut sontak langsung dibanjiri ucapan selamat dari rekan sineas, aktor dan para penggemar karyanya.

Menariknya, selain didapuk sebagai sutradara, Joko Anwar juga akan menulis skenario film Fritzchen bersama dengan Michael Voyer.

Sebagai informasi tambahan, Fritzchen sendiri ditulis oleh Charles Beaumont yang dikenal dengan karya-karya sci-fi, termasuk sejumlah cerita Twilight Zone.

Adapun detail plot dan jajaran pemain film ini masih dirahasiakan. Sementara terkait jadwal produksi akan segera diumumkan.

Joko Anwar Debut di Hollywood Sebagai Sutradara Lewat Film Fritzchen
via Kumparan

Jika mengacu pada cerita aslinya, Fritzchen mengisahkan pertemuan seorang anak laki-laki dengan makhluk aneh di pantai dengan balutan sci-fi dan horor.