Sertifikasi Halal Makin Mudah?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini bisa melakukan self declare alias menyatakan sendiri status kehalalan produk mereka.

Menurutnya, langkah ini sudah sesuai dengan Undang-Undang Cipta Kerja dan menjadi bagian dari kewenangan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

“Biasanya, dalam perundang-undangan UU Cipta Kerja dan BPJPH, jadi UMKM bisa self declare mengenai kehalalan,” kata Airlangga dalam acara BRI Microfinance Outlook 2025 di ICE BSD City, Banten, Kamis (30/1).

Tetap Ada Pengawasan

Walaupun UMKM bisa menyatakan sendiri kehalalan produknya, Airlangga menegaskan bahwa tetap ada pengawasan dari penyelia halal. Jika ditemukan produk yang tidak memenuhi standar halal, maka statusnya akan dicabut.

“Tentu akan ada supervisi dari penyelia halal. Apabila ditemukan barang itu tidak halal, baru dinyatakan tidak halal,” tegasnya.

Devi Susanti (42) mengemas kerupuk kulit ikan patin di Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (8/1/2025). Usaha rumahan kerupuk ikan patin yang digeluti ibu rumah tangga itu dilakukan setelah mendapat pelatihan pengolahan ikan dari Dinas Perikanan Provinsi Jatim dan dalam sehari bisa memproduksi 5 kilogram yang kemudian dipasarkan seharga Rp12 ribu untuk kemasan 45 gram serta Rp25 ribu untuk kemasan 150 gram. ANTARA FOTO/Syaiful Arif/tom.

Dukung UMKM Lokal

Menurut Airlangga, langkah self declare ini diambil agar proses sertifikasi halal bisa lebih cepat, terutama bagi pelaku UMKM. Bahkan, ia menyebut sertifikasi halal bagi UMKM sudah bisa didapatkan secara gratis, dengan anggaran yang sudah disiapkan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

“Sertifikasi halal sebetulnya sudah diberikan untuk UMKM, gratis. Anggarannya disediakan oleh Bu Menteri Keuangan (Sri Mulyani),” ucapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti berbagai program yang dibuat pemerintah untuk mendukung UMKM, seperti Bangga Buatan Indonesia (BBI), Pasar Digital (PaDi) UMKM, dan Hari Belanja Online Nasional.

Strategi Jelang Lebaran

Airlangga memastikan program-program ini akan terus berjalan, terutama menjelang Hari Raya Lebaran, dengan harapan bisa meningkatkan permintaan terhadap produk UMKM dalam negeri.

“Program ini akan kami lanjutkan menjelang Hari Raya Lebaran nanti. Sehingga dengan demikian kita akan tarik demand untuk produk-produk UMKM di dalam negeri,” tutupnya.

Top image via ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/rwa.

Let us know your thoughts!

  • Integrasi Stasiun Karet, BNI City, dan Sudirman Dimulai April 2025

  • Demi MBG, Sri Mulyani Pangkas Infrastruktur Rp 137 Triliun, ATK Hingga Sewa Gedung Juga Disisir

  • BGN Siapkan Menu MBG untuk Buka Puasa yang Bisa Dibawa Pulang Selama Ramadan