Warga Italia nggak bisa kemana-mana

Perdana Menteri Giuseppe Conte mengumumkan pemberlakuan isolasi di seluruh wilayah Italia, yang awalnya hanya diterapkan di bagian utara Italia. Langkah ini diambil untuk melindungi 60.3 juta populasi warga Italia dari penyebaran wabah virus Corona.

Kasus virus Corona di Italia emang cukup tinggi. Sampe saat ini, tercatat ada 9.172 kasus infeksi Corona di semua wilayah Italia, dengan 463 kematian. Angka tersebut menjadikan Italia sebagai negara yang paling terdampak virus Corona setelah Cina.

Ini bukan kali pertama isolasi dilakukan untuk menekan penyebaran virus ini. Langkah senada sempat dilakukan di Cina. Untuk menekan penyebaran virus Corona, pemerintah Cina juga mengisolasi Provinsi Hubei sejak Februari 2020. Provinsi tersebut merupakan lokasi kota Wuhan, yang merupakan pusat penyebaran wabah virus Corona.

 

View this post on Instagram

 

Questa battaglia si vince con il contributo di TUTTI. Agiamo responsabilmente. #coronavirus #iorestoacasa

A post shared by Giuseppe Conte (@giuseppeconte_ufficiale) on

Layanan sistem kesehatan Italia kini emang tengah berada dalam kondisi kritis atau satu langkah sebelum kelabakan. Hal ini dikarenakan banyaknya rumah sakit yang kekurangan tempat tidur untuk menampung jumlah pasien.

Picu kericuhan di beberapa penjara

Dengan adanya pemberlakuan isolasi, seluruh penjara di Italia pun menerapkan pembatasan kunjungan keluarga untuk para tahanan. Hal ini pun memicu protes para tahanan di penjara Sant’Anna yang berlokasi di Modena yang berujung pada kericuhan.

Nggak cuma di penjara Sant’Anna, kericuhan pun terjadi di 27 penjara di beberapa titik di Italia. Akibatnya, seenggaknya ada enam napi meninggal, sementara 50 lainnya melarikan diri.

Image result for coronavirus giphy

Alessio Scandurra menjelaskan bahwa pembatasan kunjungan keluarga tersebut menyebabkan peningkatan stress level para tahanan, yang harus berada di ruang kecil dan ramai yang meningkatkan risiko terinfeksi.

“Secara umum, ada banyak kecemasan di penjara,” tutur Scandurra. “Kamu tidak bisa pergi, dan kamu berada di tempat dimana penyakit menular dapat menyebar dengan cepat. Para tahanan tentu mengetahui hal ini dengan baik.”

Source: Business Insider