Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Wanita Ini Tuntut Atasan Genit Beristri dan Dapat Rp7,4 M karena Menang di Pengadilan

Punya atasan genit = bencana?

Punya atasan genit mungkin “bencana” bagi kebanyakan orang.

Tapi di lingkungan kerja, lo harus paham kalo nyatanya kita nggak bisa milih bakal kerja bareng atau tektokan dengan orang yang kayak gimana.

Tidak pandang gender ataupun usia, atasan genit tetap menjadi salah satu cobaan yang ga mudah untuk dilalui dalam dunia karir.

Mengetahui fakta bahwa bos genit memiliki power yang cukup kuat dalam organisasi perusahaan, membuat tidak sedikit nyali korban jadi menciut.

Tak dapat keadilan dan validasi dari kantor

via Unsplash

Meski banyak korban yang menciut nyalinya, namun tidak halnya dengan seorang wanita di Inggris satu ini!

Seorang wanita di Leeds, Inggris, membeberkan kejadian yang tidak mengenakkan yang dia alami di kantornya.

Wanita tersebut mengaku dirinya mendapatkan pelecehan seksual dari atasannya.

Meskipun menjabat di posisi yang cukup tinggi di kantor firma hukum, tidak membuat dirinya mendapatkan keadilan bahkan validasi dari pihak perusahaan.

Wanita asal Inggris ini diketahui sudah berusaha melaporkan kasus pelecehan itu ke pihak perusahaan firma hukum tempat dirinya bekerja.

Bagai jatuh tertimpa tangga pula, wanita ini justru mendapat pelecehan lagi dari beberapa petugas yang harusnya menginvestigasi kasus pelecehannya tersebut.

Menang tuntutan dan dapat uang kompensasi

woman facing body of water
via Unsplash

Belum lagi pelecehan yang ia terima dari perusahaan. Wanita itu kemudian memutuskan untuk melaporkannya ke pihak berwajib.

Dikutip dari Dailymail, pada sidang di pengadilan, wanita yang lulus di jurusan hukum ini pertama kali bekerja di perusahaannya pada 2019 lalu.

Ia kemudian membangun hubungan yang cukup baik dengan atasannya, namun sayangnya bossnya tersebut salah mengartikan kedekatan antara keduanya.

Dalam beberapa kali percobaan mendekati dirinya, sang bos kerap mengirim emoji buah peach (persik) bahkan berulang kali meneleponnya saat sedang mabuk.

Dirinya merasa terganggu dan terhina setelah beberapa kali digoda oleh bosnya yang sudah menikah.

Parahnya, atasan genit tersebut bahkan menyatakan perasaannya kepada wanita itu.

Setelah mengadakan persidangan, wanita tersebut sebagai penggugat akhirnya menangkan kasus atas tuduhan penipuan dan pelecehan yang ia terima dari perusahaannya tersebut.

Sementara tuntutannya yang ditujukan pada bosnya itu dinyatakan tidak bisa dilanjutkan karena dianggap terlambat dalam pengajuannya.

Sebagai gantinya perusahaan tersebut harus memberikan ganti rugi sebagai kompensasi. Jumlahnya mencapai Rp7,4 milyar jika dikonversi.

Kompensasi yang harus diberikan pada si wanita merupakan ganti rugi atas hilangnya masa depan karier dan penghasilannya selama ini juga kerugian perasaan.

What are your thoughts? Let uss know!

(Image: via Unsplash)