Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Dispendik Surabaya Hapus PR untuk Pelajar SD-SMP Surabaya, Ilmuwan Ciptakan Rumah bertenaga Hydrogen [ICYMI]

Dari Dispendik Surabaya, hingga inovasi mahasiswa Belanda

In case you missed it, Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya bebaskan siswa SD hingga SMP dari pekerjaan rumah (PR)

Sementara itu, sejumlah pelajar di Belanda berhasil ciptakan mobil bebas emisi yang mampu menangkap karbon.

Berikut kabar baik sepekan yang mungkin lo lewatin seminggu ini!


Dispendik Surabaya bebaskan siswa SD hingga SMP dari PR dan pangkas jam belajar

Pelajar SD hingga SMP tak akan lagi menerima PR mulai 10 November. Nggak cuma itu, jam belajar mereka juga akan dipangkas selama 2 jam; yang awalnya merela pulang sekolah pada pukul 14.00, nantinya akan jadi pukul 12.00 siang.

Hal ini dilakukan supaya mereka bisa punya lebih banyak waktu untuk bersosialisasi dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Menurut Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh, langkah ini sejalan dengan program belajar merdeka yang diusung pemerintah.

Ilmuwan Brasil bikin gaun yang mampu deteksi pelecehan seksual

Ilmuwan di Brasil berhasil ciptakan gaun yang mampu deteksi pelecehan seksual.

Pasalnya, teknologi ini dilengkapi dengan sensor yang bisa merekam kontak fisik serta tekanan.

Gaun canggih ini sudah diuji coba pada sebuah club di Brasil. Dari sentuhan yang diterima, sensor di gaun itu akan mengirimkannya lewat jaringan WiFi ke komputer. Tak cuma melacak sentuhan, sensor tersebut juga bisa menerjemahkan kontak fisik yang terjadi dan durasinya.

Dalam uji coba itu tiga perempuan mengenakannya. Ketiga perempuan itu mendapatkan sebanyak 157 kali sentuhan tanpa sadar dalam waktu kurang dari empat jam.

Meski begitu, belum ada informasi apakah gaun ini akan terus dikembangkan dan dijual secara komersil.

Indonesia diprediksi selamat dari resesi 2023

Di tengah gaung resesi 2023, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut Indonesia punya potensi untuk selamat.

“Emerging countries, seperti India, Indonesia dan Brazil, Meksiko relatif dalam situasi cukup baik,” kata Sri Mulyani.

Dari data International Monetary Fund (IMF), India diperkirakan akan tumbuh 6,8% tahun ini dan 6,1% tahun depan. Sementara itu, IMF memperkirakan Indonesia tumbuh 5,3% tahun ini dan 5% pada 2023.

Meski begitu, Indonesia masih tetap harus waspada. Pasalnya Indonesia masih tetap berisiko terkena efek samping resesi dari negara-negara maju.

Mahasiswa Belanda ciptakan mobil listrik yang mampu serap karbon dioksida

Sekelompok mahasiswa dari Eindhoven University of Technology kembangkan mobil listrik yang mampu menyerap karbon dioksida

Mobil tersebut bekerja dengan panel surya. Sementara itu, kerangka mobil itu dibuat dengan menggunakan plastik daur ulang, sementara interiornyadibuat dari kulit vegan yang dibuat dari nanas.

Di masa depan, para mahasiswa tersebut pun berhadap teknologi yang mereka ciptakan bisa diimplementasikan ke kendaraan normal dan membantu menekan jumlah emisi dunia.

(Foto: CNN/Bart van Overbeeke)
Ilmuwan Italia ciptakan rumah bertenaga air

Di tengah krisis iklim, sejumlah ilmuwan Italia ciptakan rumah yang bertenaga air yang digadang-gadang akan menekan konsumsi bahan bakar bertenaga fosil dan mengurangi emisi karbon dioksida.

Para hali menggunakan air untuk menciptakan listrik dan panas yang digunakan untuk kebutuhan rumah. Nggak cuma itu, bangunan yang mereka ciptakan juga menggunakan panel surya dan teknologi geothermal supaya mencegah adanya emisi.

Your thoughts? Let us know!

 

(Foto: CNN/Bart van Overbeeke)