Edukasi Covid-19 ke Anak-Anak, Pekerja Farmasi Rela Jadi Badut

Edukasi Covid-19 ke Anak-Anak, Pekerja Farmasi Rela Jadi Badut
access_time 7 hari yang lalu

Edukasi Covid-19 ke anak-anak, seorang relawan Covid-19 di India di daerah kumuh Mumbai sampai menggunakan kostum badut.

Pria yang diketahui bernama Ashok Kurmi, mengenakan setelan badut merah cerah, lenkap dengan cat wajah dan warna wig pelangi.

Edukasi covid-19 lewat pembagian masker dan informasi tentang virus

Sehari-harinya pria berusia 37 tahun yang juga pekerja farmasi ini mendesinfeksi ruang publik, membagikan masker dan menyebarkan kesadaran tentang Covid-19.

Menurutnya, ini adalah cara yang efektif untuk memberikan edukasi terutama pada anak-anak. “Pekerja kota yang mengenakan perlengkapan APD justru membuat takut penduduk daerah kumuh, terutama anak-anak,” pungkasnya seperti dilansir AFP.

Dengan bantuan kostum yang berbeda, saya dapat menyebarkan kesadaran tanpa menakut-nakuti orang. Saya malah dapat sedikit membantu mereka,” lanjutnya.

Bukan hanya sebagai badut, ia juga pernah berdandan menyerupai karakter populer

Edukasi Covid-19 Ke Anak-Anak, Pekerja Farmasi Rela Jadi Badut
via AFP PHOTO/ SUJIT JAISWAL, PUNIT PARANJPE, INDRANIL MUKHERJEE – Kompas.com

Selama setahun terakhir, Ashok Kurni bahkan sudah berdadan sebagai Santa Claus, Mickey Mouse, Doraemon dan Spiderman. Namun kostum yang paling populer sejauh ini adalah badut.

Selain dengan kostum, ia juga selalu membawa alat peraga dan poster. Ia dengan tekun mengajarkan orang cara mencuci tangan dan penggunaan masker yang baik dan benar.
via Dribble

Joker-joker“, pungkasnya menirukan sorakan anak-anak yang mengikutinya saat kunjungan di Dharavi, India. Menariknya, bocah-bocah itu dengan sukarela memberikan tangan mereka untuk dibersihkan dengan desinfektan.

Selain dengan kostum, ia juga selalu membawa alat peraga dan poster. Ia dengan tekun mengajarkan orang cara mencuci tangan dan penggunaan masker yang baik dan benar.

Salut sama kamu mas! Sehat terus!

close

Edukasi Covid-19 ke Anak-Anak, Pekerja Farmasi Rela Jadi Badut

Search
close