Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kangen Istri, Seorang Suami Nekat Mendayung dari Thailand ke India

Kangen istri karena sudah 2 tahun terpisah, seorang pria Vietnam diketahui dengan nekat mencoba mendayung dari Thailand ke India.

Namun sayang niatnya mendayung sejauh 2.ooo kilometer alias 1.240 mil harus gagal karena kini dia ditahan setelah diselematkan di lepas pantai Thailand pada Kamis (24 Maret).

Nekat mendayung, pria ini ditemukan oleh para nelayan

Dilansir dari AFP, seorang pejabat senior angkatan laut mengkonfirmasi aksi nekat pria ‘bucin’ ini,

Ho Hoang Hung diketahui berangkat dari Phuket, Thailand dengan menggunakan perahu karet tiup. Meski nekat, dia tampaknya sudah memiliki rencana matang karena diketahui membawa air minum dan mie instan.

Kangen Istri, Seorang Suami Nekat Mendayung dari Thailand ke India
via 3rdNAC

Namun dia yang berencana menyeberangi Teluk Benggala menjelang musim topan tidak memperlengkapi diri dengan sistem navigasi.

Beberapa pekan setelah berlayar, kapal nelayan menemukan Ho Hoang Hung pada Rabu (23 Maret) di dekat Kepulauan Similian, sekitar 80 km dari daratan Thailand.

Nelayan pun bergegas menghubungi unit keamanan maritim angkatan laut untuk menyelamatkan.

Kangen istri yang sudah tidak dijumpai selama 2 tahun

Setelah diselamatkan, Ho mengaku pada para pejabat kalau dia berusaha menghubungi istrinya yang bekerja di Mumbai.

Selama 2 tahun keduanya harus terpisah karena pembatasan perjalanan yang diberlakukan selama pandemi Covid-19.

Kapten Pichet Songtan dari Pusat Komando Penegakan Maritim Thailand menyebut pria itu ditemukan tanpa peta, kompas, GPS atau pakaian ganti, dan hanya sedikit air.

via KompasTV

Menariknya, Ho sebenarnya berencana terbang ke Bangkok, namun karena visa perjalanannya ditolak, dia naik bus ke Phuket dan memulai mendayung dengan sampannya.

Setelah berangkat sekitar 5 Maret 2022, Ho tampaknya tertahan oleh angin sakal, membuat kemajuan terbatas dalam dua minggu sebelum dia ditemukan.

via NusantaraTV



Kami telah menghubungi kedutaan Vietnam serta kedutaan India tetapi belum mendapat jawaban,” kata Pichet.