Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Mall di Jakarta Tetap Buka Sampai Jam 10 Malam

PPKM Jawa-Bali kembali diperpanjang?

Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali mulai dari hari ini sampai dengan 9 Mei.

PPKM kali ini hanya mengalami perubahan pada setiap level di beberapa daerah dan waktu operasional pusat perbelanjaan. Sesuai dengan Inmendagri Nomor 22 Tahun 2o22, tidak ada daerah yang berada pada level 4.

Daerah yang berada pada level 1 bertambah menjadi 29 daerah dari 20 daerah. Lalu, terjadi penurunan pada level 2 yang menjadi 97 kabupaten/kota dan level 3 yang menjadi 2 daerah dari yang sebelumnya 9 daerah. 

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Mall di Jakarta Tetap Buka Sampai Jam 10 Malam
Image via Twitter @BPNP_Indonesia

Mall dan kafe di Jakarta buka sampai jam 10

Sesuai dengan peraturan PPKM yang diperpanjang mulai hari ini, Mall di Jakarta dan daerah level 2 dan level 1 lainnya diperbolehkan untuk buka sampai pukul 22.00 waktu setempat.

Para pengunjung masih diwajibkan untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi ketika ingin masuk mall dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Lalu, kapasitas pengunjung hanya dikurangi 25 persen dari keadaan normal. 

Selain mall, pembatasan jam operasional sampai pukul 22.00 juga berlaku untuk restoran, kafe, warung makan, pasar swalayan, pasar rakyat, dan pedagang kaki lima.

Untuk daerah yang berada pada level 3, mall dan tempat usaha lainnya hanya boleh beroperasi sampai pukul 21.00 setempat.

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Mall di Jakarta Tetap Buka Sampai Jam 10 Malam
Image via kfmap.asia

PPKM dilakukan untuk pencegahan kenaikan kasus saat lebaran

Sebentar lagi Hari Raya Idul Fitri, dan Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim tertinggi di dunia dengan komposisi lebih dari setengahnya tinggal di Pulau Jawa.

Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri Safrizal mengatakan karena hal tersebut, PPKM Jawa-Bali untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19 harus dilakukan.

Pemerintah Berharap pada lebaran nanti masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan untuk keselamatan diri, keluarga, dan kita bersama.

What are your thoughts? Let us know!

Top image via whatsnewindonesia.com