Bosen belajar di rumah? Kalo iya, maka lo masih mesti bersabar lebih lama nih! Soalnya aktivitas pendidikan di sekolah diprediksi baru bisa dilaksanakan pada bulan 2021

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil usai melaksanakan rapat mingguan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Jabar di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Selasa (2/6/2020).

“Saya sampaikan pendidikan belum dibuka, pendidikan masih dibahas. Wacana yang mengemuka sementara nanti Januari, itu yang paling bisa kita perhitungkan”

View this post on Instagram

PERSIAPAN PROTOKOL KESEHATAN, Untuk kegiatan peribadahan di rumah ibadah di daerah Zona Biru/Hijau yang sudah diizinkan bertahap melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Bersama Bupati KBB mengecek Masjid Al Irsyad dan Gereja Pantekosta di Padalarang. Anak-anak dan lansia belum direkomendasikan beribadah bersama dulu. . Sesuai arahan ulama, Masjid tipe lingkungan di zona biru/hijau yang direkomendasikan bisa mulai digunakan. Masjid besar yang menerima para musafir di tahap berikutnya. Sesuai Fatwa ulama Syeikh Ruhaili, Ulama Masjid Nabawi, mengatakan, walau shaf renggang, makmum tetap akan dihitung shalat berjamaah, bukan shalat sendiri atau munfarid. . Wudhu sebaiknya di rumah saja dan bawa sajadah sendiri. Akan dicek suhu sebelum masuk. Hanya 3 jurus untuk selamat di saat AKB: Pakai Masker, Jaga Jarak dan Cuci Tangan.

A post shared by Ridwan Kamil (@ridwankamil) on

Meski begitu, rencana tersebut masih dibahas dan belum mencapai keputusan akhir. Keputusan tersebut bergantung pada perkembangan penyebaran COVID-19 di Jawa barat.

Yang pasti, keputusan tersebut akan mempertimbangkan keamanan para siswa dan siswi di Jawa Barat.

“Tapi kalau ada keputusan tidak di Januari nanti kita sampaikan secara khusus, karena kita butuh waktu. Kita tidak boleh mengorbankan anak-anak yang di Jawa Barat (yang) hampir 0 anak sekolah yang terpapar oleh COVID-19, rasio yang luar biasa harus kita jaga”

Disdik Padang Bagikan Masker ke Sekolah-sekolah | Republika Online

Source: Republika

Kebijakan serupa nantinya juga akan diberlakukan untuk pondok pesantren. Wakil Gubernur Jawa Barat pun sudah ditugaskan untuk mengusung protokol yang nyaman dan aman untuk para pesantren.

Penjelasan Nadiem Makarim tentang gelaran tahun ajaran baru sekolah

View this post on Instagram

#SahabatDikbud, Mendikbud Nadiem Makarim menegaskan bahwa keputusan pembukaan kembali sekolah akan ditetapkan berdasarkan pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dan bukan sepihak oleh Kemendikbud. Pernyataan tersebut disampaikan Mendikbud dalam Rapat Kerja secara telekonferensi dengan Komisi X DPR RI di Jakarta, Rabu (20/5/2020). . Keputusan mengenai waktu dan metode kegiatan belajar mengajar juga akan berlandaskan pada pertimbangan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. "Karena ini melibatkan faktor kesehatan, bukan hanya pendidikan," ujar Mendikbud. . #SahabatDikbud, terkait adanya berbagai rumor maupun pemberitaan yang mengabarkan Kemendikbud akan membuka sekolah pada awal tahun ajaran baru di bulan Juli dinyatakan Mendikbud tidak benar. Namun ia menambahkan, saat ini memang tidak ada kebijakan untuk menggeser kalender akademik. . Informasi lebih lanjut dapat #SahabatDikbud baca pada laman kemdikbud.go.id atau tautan pada gambar! 👍😊 . #MerdekaBelajar #Mendikbud #NadiemMakarim #CerdasBerliterasi #CerdasBerkarakter

A post shared by Nadiem Anwar Makarim (@nadiem_makarimm) on

Nadiem Makarim mengaku dirinya akan memprioritaskan keamanan dan kesehatan para siswa dan siswi.

Selaku Mendikbud, ia akan mengeksekusi dan mengkoordinasikan pembukaan sekolah berdasarkan pertimbangan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Orang tua siswa juga sempat buat petisi supaya aktivitas belajar di sekolah ditunda

Protes Sekolah Dibuka, 49.832 Orang Teken Petisi Tunda Tahun ...

Source: change.org

Petisi tersebut diketahui dibuat oleh seorang ibu bernama Hana Handoko. Menurutnya, Indonesia harus berkaca pada negara tetangga seperti Perancis dan Finlandia.

Hingga saat ini, petisi tersebut pun berhasil mencapai lebih dari 64 ribu tanda tangan.

Setujukah lo kalo kegiatan sekolah dimulai tahun 2021? Tell us what you think in the comment below!