Kecewa dengan respon aparat, curhatnya di sosial media viral

Setelah kejadian, Meta langsung lapor ke Kepolisian Sektor Pulogadung. Dia menjelaskan bahwa dirinya kehilangan beberapa kartu ATM dan uang tunai IDR 7 juta.

Saya sebut ada lima ATM (yang hilang). Terus salah polisi berucap, enggan enak nadanya.’Ngapain sih ibu punya ATM banyak-banyak? Kalau gini kan jadi repot. Percuma kalau di cari pelauknya, memang ibu tidak tahu adminya mahal,” tuturnya.

Lantas Meta menjadi kecewa, pasalnya dia baru saja terkena musibah dan bukanya mendapat bantuan malah kena omel.

Kendati sempat diminta beberapa data terkait kejadian itu, Meta mengaku bahwa tidak ada pemberitahuan lebih lanjut dari polisi terkait ihwal prosedur selanjutnya. Dia mengaku hanya di suruh pulang.

Karena tidak tahu harus cerita ke mana, Meta kemudian mengunggah curhatnya ke media sosial. Di sanalah ia mendapat dukungan dari banyak pihak yang mengaku prihatin dengan kejadian yang menimpanya.

Sebagian besar juga menyayangkan kinerja polisi yang terkesan acuh tak acuh. Tidak butuh waktu lama, unggahan itu viral dan akhirnya ‘mendapatkan’ perhatian polisi.