Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

WNI di Jepang Ditahan Polisi Karena Rampok Minimarket Tokyo

Polisi Tokyo menahan WNI di Jepang

Seorang warga negara Indonesia (WNI) di Jepang kedapatan merampok gerai minimarket Lawson di Tokyo pada Jumat, 29 Oktober 2022 kemarin.

Kepolisian Tokyo, Jepang pun langsung menangkapnya karena telah membobol minimarket tersebut dan mengambil uang tunai di kasir. Tak cuma itu, ia juga dilaporkan sempat mengancam seorang karyawan.

Melansir CNN, WNI itu diketahui bernama Regi Carles Farah (25).

Kini, Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo pun berkoordinasi dengan kepolisian Jepang.

WNI di Jepang Ditahan Polisi Karena Rampok Minimarket Tokyo
via Tenor

Membobol kasir dan mengancam karyawan dengan deodoran

Menurut laporan yang ada, WNI di Jepang itu juga mengancam karyawan toko menggunakan korek api dan semprotan deodoran.

Setelah itu, pelaku membawa kabur uang tunai sekitar 35.000 yen (Rp3,6 juta). Seluruh kronologi kejadian itu terekam kamera CCTV toko.

Menurut penulusuran oleh pihak kepolisian, rekaman CCTV itu menunjukkan rute pelarian pelaku. Akhirnya, ia ditemukan di wilayah Taito.

Saat ini Regi ditahan di Kantor Polisi Akabane.

Yang bersangkutan saat ini ditahan di Kantor Polisi Akabane,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha.

WNI di Jepang Ditahan Polisi Karena Rampok Minimarket Tokyo
via Giphy

Koordinasi antara kepolisian dan KBRI

KBRI segera berkoordinasi dengan Kantor Kepolisian wilayah Komagome dan Akabane dan terkonfirmasi bahwa seorang WNI dengan inisial RSY diduga melakukan aksi perampokan di convinient store Lawson di Tokyo,” kata Judha.

Ia mengatakan, seorang pengacara sudah ditugaskan untuk mendampingi pelaku. Selain itu, KBRI Tokyo juga sudah mendapat akses kekonsuleran untuk menemui yang bersangkutan pada hari Jumat, 4 November 2022.

Kejadian ini juga dikonfirmasi oleh Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo Ali Sucipto. Ia membenarkan adanya kasus kejahatan yang dilakukan oleh seorang WNI tersebut.

What are your thoughts? Let us know!

(Image: via Unsplash)