Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apple Digugat Karena AirPods Diklaim Rusak Gendang Telinga

Gendang telinga seorang bocah sampai rusak

Kejadian kurang mengenakan menimpa seorang bocah berusia 12 tahun asal Texas, AS.

Dia harus mengalam kerusakan gendang telinga setelah notifikasi Amber Alert mendadak ‘keluar’ dengan volume yang luar biasa besar dari AirPodsnya.

Apple Digugat Karena AirPods Diklaim Rusak Gendang Telinga

Saat itu, dia sedang asik menonton salah satu film di layanan streaming, dan tidak disangka notifikasi masuk ke iPhonenya dan suara keras pun keluar dari AirPods yang terpasang di telinga.

Apple digugat oleh orang tua bocah

Terkait kejadian itu, orang tua sang anak kemudian melayangkan gugatan kepada Apple.

Mereka menyebut Apple lalai dalam memberikan informasi tentang potensi bahaya kerusakan pendengaran.

Apple Digugat Karena AirPods Diklaim Rusak Gendang Telinga

Lebih lanjut mereka mengklaim AirPods tidak dengan otomatis mengecilkan volume saat notifikasi peringatan masuk ke Iphone.

Tidak sedikit pula kasus yang mengklaim notifikasi Amber Alert keluar dengan suara yang relatif tinggi.

Apa sih Amber Alert?

Untuk diketahui Ambert Alert merupakan sistem penyiaran anak hilang yang ada di AS.

How To Disable AMBER Alerts On iPhone

Umumnya saat terjadi penculikan, orang tua dan keluarga dapat melapor ke kepolisian setempat. Kemudian polisi aka mengunggah informasi ke dalam sistem Departemen Kehakiman untuk dalam disiarkan melalui sistem Amber Alert.

Faktanya, AmberAlert penggunaanya tidak terbatas hanya untuk iOS melainkan Android juga.

Orang tua berharap Apple digugat untuk membayarkan ganti rugi

Arini Reyes selaku ibu dari anak itu menyebut dirinya frustasi dan marah terhadap perisitiwa yang terjadi.

Dia dan keluarga berharap agar Apple bisa menanggung semua biaya pengobatan dan mengganti rugi atas penderitaan fisik dan psikis yang terjadi pada anaknya.

Lory Money GIFs - Get the best GIF on GIPHY

Berdasarkan hasil pemeriksaan, bocah itu mengalami kerusakan dengan kondisi robek pada salah satu gendang telinga.

Selain kerusakan juga terjadi pada bagian telinga dalam alias koklea. Terkait kondisi tersebut, sang anak kini harus menggunakan alat bantu pendengaran untuk seumur hidupnya.