Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bikin Konten Citayam Fashion Week, Camat Payakumbuh Dipecat Karena Dianggap Melanggar Norma Agama

Camat Payakumbuh dianggap melanggar nilai dan norma setempat

Dewi Novita, Camat Payakumbuh Timur, dicopot dari jabatannya karena bikin konten a la Citayam Fashion Week.

Menurut MUI Payakumbuh, ia diyakini melanggar norma agama serta nilai dan kearifan lokal.

Baca juga: Jepang Ciptakan Baju Khusus yang Didesain Khusus untuk Penggemar Ramen

Reaksi MUI Payakumbuh

Aksi tersebut ia lakukan lewat konten TikTok-nya di akun @dewi.centong.

Ia terlihat berjalan di Payakumbuh ala anak-anak muda di Citayam Fashion Week.

Konten tersebut direspon negatif oleh MUI Payakumbuh.

“Perlu kami tegaskan, sikap MUI Payakumbuh dalam menegur yang bersangkutan dan memberikan pertimbangan kepada atasan yang bersangkutan, telah berdasarkan kepada syara’ mangato, adaik mamakai yang berlaku,” jelas Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Payakumbuh Hannan Putra, sebagaimana yang dikutip dari Republika.

“Bahwa Ranah Minang mempunyai kekhasan nilai dan kearifan lokal, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No 17/2022 tentang Budaya Minangkabau yang berdasarkan Adat Basandi Syara’ dan Syara’ Basandi Kitabullah serta mengingat yang bersangkutan adalah pejabat publik yang mesti menjadi tauladan bagi masyarakat.”

Ryan Reynolds But Why GIF - Ryan Reynolds But Why - Discover & Share GIFs

Baca juga: Mie Instan Harganya Naik 3 Kali Lipat, Apa Kabar Anak Kos?

Respon Camat Payakumbuh

Menanggapi hal tersebut, Camat Payakumbuh pun memberikan respon secara terbuka lewat akun TikTok pribadinya.

“Awal hancurnya karier aku sebagai camat setelah dikomen dan diadukan ke Walikota oleh MUI Kota Payakumbuh karena dianggap tdk sesuai dengan norma-norma agama,” tulisnya.

“Aku seorang Camat di Kota Payakumbuh Sumatera Barat pernah iklan membuat video viral ala2 Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week, Maksud hati hanya sebagai konten biasa aja, tanpa maksud melanggar norma2 agama atau adat istiadat Minangkabau, kemudian dikomenlah oleh salah satu lembaga MUI kota Payakumbuh.”

Your thoughts? Let us know!

@dewi.centong

awal hancur nya karier aku sebagai camat setelah di komen dan di adukan ke Walikota oleh MUI kota payakumbuh karena dianggap tdk sesuai dgn norma2 agama. Bantu saya utk mendapatkan keadilan @sandiuno.official @dewiperssik_real @denise.chariesta @maiaestianty @astridkuya #help #sad

♬ suara asli – in_music6 – in_music6