Pada Kamis (14/1) kemarin, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi tujuh gempa dalam satu hari. Empat diantaranya terjadi di wilayah Sulawesi, yaitu di Kepulauan Banggai, Morowali Utara, Majene, dan Luwu Timur.

Tiga gempa lainnya terjadi di  Tobelo,  Maluku Utara; Kebumen, Jawa Tengah; dan Ruteng,  NTT. Jumlah ini pun termasuk cukup banyak untuk gempa dalam satu hari.

Gempa di Sulawesi

BMKG Catat Empat Gempa di Sulawesi
via Jambi Express

Gempa di wilayah Sulawesi pun dirasakan oleh warga di kawasan Kepulauan Banggai, Morowali Utara, Majene, dan Luwu Timur. Namun dari keempat sebaran gempa itu yang guncangannya paling kencang adalah di Majene, yaitu sebesar 5,9 magnitudo.

Guncangan tersebut tidak sampai situ aja, pagi hari tadi (15/1) BMKG mencatat di wilayah Sulawesi Barat terjadi gempa susulan pada pukul 02.30 WITA. Getaran ini pun lebih kuat dari sebelumnya dan dirasakan sebanyak tiga kali oleh warga Makassar dengan durasi yang cukup panjang.

BMKG Catat Empat Gempa di Sulawesi
via Liputan6.com

Alhasil, gempa ini telah membuat Kantor Gubernur Sulawesi Barat ambruk dan sejumlah rumah tingkat di sekitarnya juga roboh. Warga setempat pun langsung melarikan diri ke gunung untuk mengantisipasi datangnya tsunami.

Kami semua sudah berlari ke gunung karena bangunan berlantai tiga di lingkungan kami telah ambruk ke tanah, masyarakat takut tsunami,” kata Yahya, salah satu warga Kota Mamuju dikutip dari Kompas.com.

Kondisi Kantor Gubernur Sulawesi Barat

BMKG
via Kompas

Karena gempa susulan yang terjadi dini hari tadi, Kantor Gubernur Sulawesi Barat tampak sangat rusak. Bahkan kondisinya kini sudah rubuh.

Dalam sebuah video juga menunjukkan ada seorang wanita yang tertimpa runtuhan gedung. Sampai saat ini, belum ada konfirmasi lebih lanjut terkait proses evakuasi apakah ada korban jiwa atau tidak.

_

Mari kita doakan supaya teman-teman kita di lokasi gempa semuanya selamat. Stay safe!