70.000 penonton terjebak di venue Burning Man

Festival Burning Man berubah menjadi petaka usai hujan deras mengguyur  kawasan venue yang membuat jalanan dan lahan menjadi lumpur, sehingga sebabkan sekitar 70.000 orang terdampar.

Festival perayaan seni, musik, dan budaya ini akhirnya menunda puncak acara yang biasanya dilakukan dengan melakukan pembakaran sosok mirip manusia.

Cuaca buruk jadi penyebab utama euforia berubah petaka?

Diperkirakan ada sekitar 70.000 peserta Burning Man yang terjebak di tempat yang dikenal sebagai Black Rock City.

Mengutip dari NBC News, Senin, 4 September 2023, hujan kembali turun pada hari Minggu waktu setempat.

Akibat hujan yang terus menerus mengguyur venue, jalan tertutup, tempat perkemahan dipenuhi lumpur.

AFP/JULIE JAMMOT
Attendees walk through a muddy desert plain on September 2, 2023, after heavy rains turned the annual Burning Man festival site in Nevada’s Black Rock desert into a mud pit. – Tens of thousands of drenched festivalgoers were stranded on September 3, 2023, in deep, sticky mud in the Nevada desert after torrential rain turned the annual Burning Man gathering into a quagmire. All events at the counterculture festival, which drew some 70,000 people, were canceled after rain tore down structures for dance parties, art installations and other eclectic entertainment. (Photo by Julie JAMMOT / AFP)

CEO festival yang membantah informasi yang ramai beredar di internet

Namun CEO Burning Man Project, Marian Goodell, mengatakan dalam wawancara bersama NBC News pada Minggu, 3 September 2023 waktu setempat, ia mengatakan “Tidak ada alasan untuk panik.”

Marian bahkan mengatakan penonton di sana justru menikmati festival tersebut dan kaget ada laporan dan berita buruk terkait acara tersebut.

“Kami sangat senang dan terkejut bahwa ada keributan yang terjadi pada kami,” imbuhnya.

Otoritas selidiki laporan dugaan korban meninggal

Namun melansir The New York Times, Senin, 4 September 2023, pihak berwenang saat ini tengah menyelidiki adanya laporan yang menyebutkan adanya salah satu peserta yang jadi korban meninggal dunia.

Melansir NBC News, Senin, 4 September 2023, Kepala Kantor Polisi Daerah Pershing mengatakan ada seseorang yang tewas di festival itu, namun hanya memberikan sedikit detail saat penyelidikan berlanjut.

Dalam laporan itu tidak diungkap identitas korban atau penjelasan mengenai dugaan penyebab kematiannya.

Pihak berwenang juga akan melakukan penyelidikan terhadap kondisi yang dilaporkan memburuk pada hari Minggu lalu.

Pasalnya, intensitas hujan turun lebih tinggi di sore hari itu jika dibandingkan hujan yang turun di dua hari sebelumnya.

green and white typewriter on blue textile
Unsplash/Markus Winkler

Let uss know your thoughts!

Courtesy of AFP/JULIE JAMMOT