Siapa yang mau jadi relawan di eksperimen konser musik?

Sampai saat ini, penyebaran virus corona di dunia belum kunjung menemukan titik terang. Penyebarannya yang disebut rentan terjadi di keramaian, membuat ilmuwan penasaran untuk membuktikannya.

Untuk mengetahui hal tersebut, para ilmuwan dari Martin Luther University of Halle-Wittenberg akan melakukan sebuah eksperimen. Mereka akan melakukan eksperimen konser musik di ruangan tertutup yang membutuhkan sebanyak 4.000 relawan di dalamnya.

Rencananya, eksperimen tersebut akan dilaksanakan pada 22 Agustus 2020 di Stadium Leipzig, Jerman.

Proses Eksperimen

via iStock

Dr. Stefan Moritz selaku ahli penyakit ahli infeksi sekaligus kepala peneliti menyebutkan nantinya tiap relawan akan dipakaikan alat pemancar sinyal.

Nantinya alat pemancar ini akan berguna untuk mengetahui di mana saja mereka akan berada selama konser berlangsung.

Tidak hanya alat pemancar sinyal, nantinya setiap relawan juga akan disediakan hand sanitizer yang bisa berpendar. Nantinya ilmuwan bisa dengan mudah mengidentifikasi area mana saja yang disentuh para relawan di dalam stadium.

via Giphy

Terlebih mesin kabut yang menjadi elemen panggung paling penting untuk menambah animo konser musik tersebut. Mesin kabut tersebut disediakan untuk mengetahui apakah aliran udara juga berpengaruh pada penyebaran virus corona.

Kami sedang menari tahu apakah bisa ada jalan tengah antara kebiasaan lama dan kebiasaan baru. Sehingga pengelola bisa mendatangkan orang untuk datang ke konser tanpa ada kerugian,” kata Dr. Stefan dilansir dari The Guardian.

Kriteria Relawan

via Covid-19 Hub

Nah, buat lo yang ingin menjadi salah satu dari 4.000 relawan untuk eksperimen konser musik ini, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelumnya.

Mereka yang bisa jadi relawan adalah orang berusia 18-50 tahun dan sebelumnya sudah membawa surat tes yang membuktikan bahwa lo negatif Covid-19 dalam 48 jam terakhir.

_

Jadi, siapa yang mau jadi relawan untuk eksperimen ke konser musik ini?