Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Indonesia Jadi Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Asia Tenggara?

Kasus Covid-19 di Indonesia tertinggi se-Asia Tenggara

Kasus Covid-19 belakangan ini naik lagi, khususnya di beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Terhitung pada tanggal 5 November, negara kita jadi yang tertinggi, disusul oleh Malaysia dan Singapura.

Informasi ini diambil berdasarkan dara dari Johns Hopkins University Center for Systems Science and Engineering (JHU CSSE). Dalam data itu, Indonesia melaporkan sebanyak 4.717 kasus, Malaysia 4.621 kasus, dan Singapura dengan 2.686 kasus.

Indonesia Jadi Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Asia Tenggara?
via Tenor

Paling tinggi sepekan terakhir

Di antara negara-negara lainnya di Asia Tenggara, peringkat kasus Covid-19 tertinggi sudah dipegang Indonesia selama satu pekan terakhir ini.

Singapura yang tadinya jadi perbincangan karena tingginya kasus Covid-19 beberapa waktu belakangan, mengalami penurunan kasus sejak tanggal 1 November kemarin.

Pada tanggal 2 November, Indonesia mencatat kasus harian tertinggi dengan 4.873 kasus, naik dari 4.707 kasus pada 1 November.

Begitu pula yang terjadi pada tanggal 3 November, Indonesia mencatat kasus tertinggi di Asia Tenggara dengan 4.951 kasus.

Bagaimanapun, ada pula pasien sembuh di Indonesia yang bertambah 2.930 orang.

Indonesia Jadi Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi Asia Tenggara?
via Tenor

DKI Jakarta sumbangkan 1.859 kasus

Dari seluruh Indonesia, ada 52.408 spesimen yang diperiksa per 5 November 2022. Dari situ, tercatat suspek sebnyak 5.174.

Sebaran kasus Covid-19 di Indonesia paling banyak datang dari DKI Jakarta, sebanyak 1.859 kasus. Kemudian, angka itu diikuti oleh Jawa Timur dengan 669 kasus dan Jawa Barat dengan 612 kasus.

Tentang kenaikan kasus ini Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa ini dipengaruhi varian-varian baru Omicron.

Varian baru itu adalah XBB, XBB.1, dan BQ 1.

Dari ketiga subvarian baru itu, menurut budi XBB lah yang punya penyebaran paling cepat. Hal ini juga yang menjelaskan lonjakan kasus di Singapura beberapa waktu lalu.

Namun menurutnya, penurunannya pun cukup cepat karena subvarian tersebut hampir sama dengan BA.4 dan BA.5.

Stay safe guys! Let us know your thoughts!

(Image: via Unsplash)