Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kloning Babi Dengan Robot Berhasil Dilakukan Peneliti China

Sepenuhnya menggunakan robot

Kloning babi yang sepenuhnya menggunakan robot menjadi kemajuan terbaru yang disampaikan oleh para peniliti di China.

Dengan keberhasilan tersebut, mereka berharap bisa membantu negara mengurangi ketergantungan pada babi hasil pembiakan impor.

Kloning Babi Dengan Robot Berhasil Dilakukan Peneliti China
via Tenor

Sebagaimana diketahui, China merupakan negara ‘pemakan’ babi terbesar di dunia.

Penggunaan robot menambah tingkat keberhasilan

“Setiap langkah proses kloning dilakukan secara otomatis, dan sama sekali tidak melibatkan pengoperasian oleh manusia,” kata Liu Yaowei, anggota tim yang mengembangkan sistem tersebut, dikutip dari South China Morning Post, Jumat (3/6).

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa penggunaan robot justru menambah tingkat keberhasilan. Pasalnya kecil kemungkinan terjadi kerusakan sel saat proses kloning.

Kloning Babi Dengan Robot Berhasil Dilakukan Peniliti China
via Tenor

Jika berhasil, sistem otomatis ini dapat dikembangkan menjadi perangkat kloning yang bisa dibeli oleh perusahaan atau lembaga penelitian mana pun, sehingga ilmuwan tak perlu melakukan kloning manual yang memakan waktu,” kata Pan Dengke, mantan peneliti di Chinese Academy of Agricultural Sciences yang membantu memproduksi babi kloning pertama di China pada tahun 2005.

Begini prosesnya

Teknim umum untuk kloning disebut dengan transfer inti sel somatik,

Proses tersebut melelahkan dan memakan waktu cukup lama di bawah mikroskop.

Dalam pengerjaannya diperlukan sel telur dan sel tubu yang terakhir diambil dari hewan untuk dikloning. Peneliti kemudian mengeluarkan inti dari sel telur dan mengganti dengan inti sel tubuh.

via Giphy

Setelah keberhasilan pertama di dunia pada 2017, beberapa bagian proses pun berubah meski masih melibatkan manusia.

Selang lima tahun terakhir, sebagian besar mulai mengandalkan sitem AI.

Sistem bertenaga AI kami dapat menghitung ketegangan di dalam sel dan mengarahkan robot untuk menggunakan kekuatan minimal untuk menyelesaikan proses kloning, yang mengurangi kerusakan sel yang disebabkan oleh tangan manusia,” tambahnya.

Top image via Unsplash 

Let us know your thoughts!