Aturan masuk PTN berubah?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kini mengubah aturan masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun depan, berbeda dengan tahun ini.

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan perubahan ini berlaku untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN),  Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Mandiri.

Menurutnya, ini bertujuan supaya mereka baik yang memiliki kemampuan ekonomi maupun tidak bisa mendapatkan kesempatan yang sama.

Perlu ada perubahan lebih inklusf, agar meminimalisir diskriminasi dari mereka yang ekonominya mampu, dengan yang tidak memiliki kemampuan ekonomi,” ujar Nadiem lewat peluncuran Merdeka Belajar Episode 22: Transformasi Seleksi Masuk PTN.

Kemendikbud Ubah Aturan Masuk PTN Tahun 2023, Berdasarkan Rapor SMA?
via Tenor

SNMPTN nggak lagi terbatas jurusan SMA

Kalau sebelumnya SNMPTN terbatas dengan dua jurusan di pendidikan menengah, kini tak lagi begitu.

Ia mengatakan, aturan yang lama membuat siswa cuma belajar mata pelajaran tertentu yang dianggap penting di seleksi. Padahal, siswa seharusnya punya kompetensi lintas disipliner untuk bisa sukses di masa depan.

Sekarang, begini aturan masuk PTN lewat jalur tersebut:

1. Minimal 50 persen rata-rata nilai rapor seluruh mata pelajaran

2. Maksimal 50 persen komponen penggali minat dan bakat:

  • Nilai maksimal 2 mata pelajaran pendukung prestasi atau
  • Portofolio untuk program studi seni dan olahraga

PTN bisa menentukan komposisi persentase komponen 1 dan 2 dengan total 100 persen per subkomponen untuk Komponen 2 dan komposisi persentase bobotnya.

Kemendikbud Ubah Aturan Masuk PTN Tahun 2023, Berdasarkan Rapor SMA?
via Tenor

SBMPTN ‘tak ada lagi tes mata pelajaran’

Sebelum ini, siswa yang mau ikut SBMPTN harus mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang mengukur pemahaman ilmu yang ada di sekolah, ada Saintek, Soshum, dan Campuran.

 

Sekarang, cuma ada Tes Potensi Akademik (TPA) yang fokus pada pengukuran kemampuan penalaran pemecahan masalah.

Karena itu seleksi nasional berdasarkan tes tidak ada lagi tes yang spesifik ke setiap mata pelajaran,” kata Mendikbudristek

Ada pula tes skolastik yang mengukur:

  • Potensi kognitif
  • Penalaran matematika
  • Literasi dalam Bahasa Indonesia
  • Literasi dalam Bahasa Inggris.
Mau Masuk PTN Tahun Depan? Sekarang Nggak Perlu Tes Mata Pelajaran!
via Tenor

Masuk PTN jalur mandiri bakal dilakukan lebih terbuka

Menurut Nadiem, sebelumnya pelaksanaan tes mandiri punya beberapa masalah. Salah satunya adalah persepsi bahwa tes mandiri cenderung menguntungkan mereka yang punya kemampuan finansial.

Sekarang, begini perubahannya:

  • Adanya pengumuman kuota calon mahasiswa yang akan diterima masing-masing program studi dan fakultas kepada masyarakat.
  • Mengumumkan metode penilaian yang digunakan calon mahasiswa

What are your thoughts? Let us know!

(Image: via Unsplash)