Film karya Wregas Bhanuteja, Tak Ada yang Gila di Kota Ini berhasil mengukir prestasi di dunia internasional. Film pendek ini berhasil lolos ke kompetisi Short Film di Sundance Film Festival 2020, setidaknya mengalahkan 10.396 film (4.992 film dari Amerika Serikat dan 5.405 film international) yang telah mendaftar.

View this post on Instagram

Officialy announced! – IN COMPETITION – SUNDANCE FILM FESTIVAL 2020 – our short film 'No One is Crazy in This Town' in International Narrative Short Films Section, next 23 January – 2 February 2020 Park City, Utah, USA @sundanceorg #sundance . This is our North American premiere and our team would like to say thank you so much for all supports and hopes. REKATA STUDIO in collaboration with STUDIO BATU and LABIDE FILMS presents Tak Ada yang Gila di Kota Ini (No One is Crazy in This Town) CAST: Oka Antara Sekar Sari Pritt Timothy Prodjosoemantri Jamaluddin Latif Ibnu Widodo Kedung Darma Romansha Rere Rully Ismada Gabriel Gradi Christopher Ralls Franziska Fennert Hosea Hatmaji Written and directed by : Wregas Bhanuteja Produced by : Adi Ekatama & Ganesya Scriptwriter : Wregas Bhanuteja & Henricus Pria Based on a short story by : Eka Kurniawan Co.Producer : Robin Moran & Pinkan Veronique Associate Producer : Angga Rulianto Line Producer : Arya Sweta Assistant Director : Febby Stephanie G Director of Photography : Fahrul Ayunki Art Director : Deki Yudhanto Sound Designer : L.H Aim Adinegara & Firman Satyanegara Music Director : Gregorius Ragil Editor : Akhmad Fesdi Anggoro Colourist : Muda Budiman Development team : Tomo Hartono Costume Designer : Irmina Kristina Make-Up Artist : Anis Mcaw Supported by : FOCUSED EQUIPMENT FIXIT WORKS SYNCHRONIZE SOUND AFTERTAKE STUDIO INNESYA RESORT @oks_antara @sekarsha @adiekatama @wregas_bhanuteja @afgandoz @henricuspria @robinjdbmoran @pinkanveronique @anggarulianto @aryasvveta @veebeeh_ @ayunki @dekiyudhanto @mamad_anggoro @aimadinegara @gregoriusragilw @tomohartono @irminakristina @anismcaw @pritttimothy_ @kedungdarmaromansha @ibnugundul @rererully @gb.g.m @jamaluddin_latif @kajiedan @rekatastudio @studiobatu @labidefilms @focusedequipment @aftertakepost @sync_sound_id @kartogeni @christopher.ralls @franziskafennert

A post shared by Wregas Bhanuteja (@wregas_bhanuteja) on

Melalui akun instagram Wregas, dirinya mengunggah foto poster Tak Ada yang Gila di Kota Ini dengan tambahan logo Selection Sundance Film Festival, yang mneyatakan dirinya terdaftar dalam salah satu ajang bergengsi di dunia perfilman international.

Dirinya mengungkapkan bahwa Sundance bisa menjadi pengalaman baru untuk para penonton di Amerika karena memiliki perspektif yang berbeda dibandingkan penonton film di negara lain.

“Sundance ini bisa menjadi pengalaman baru, karena penonton di Amerika memiliki perspektif yang berbeda dibandingkan penonton film dari negara lain,” kata Wregas seperti dikutip dari Kompas.com.

“Hal ini dapat membuka ruang diskusi baru tentang bagaimana saya menawarkan suatu cerita yang datang dari kultur dan latar belakang saya di Indonesia, khususnya di Jawa,” lanjutnya.

Sebelumnya, Tak Ada yang Gila di Kota ini pernah masuk kompetisi dan melakukan pemutaran perdana di sejumlah festival film besar di dunia.

Hasil gambar untuk sundance film festival

Dilansir dari Hai-Grid, Tak Ada yang Gila di Kota Ini pernah masuk dalam ajang festival film seperti World Premiere di Busan International Film Festival ke-24, International Premiere di Internationale Kurzfilmtage Winterthur ke-24, Indonesian Premiere di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-14, dan Singapore International Film Festival ke-30.

Ajang film independen terbesar di Amerika Serikat sejak 1978 ini akan berlangsung pada 23 Januari hingga 2 Februari 2020 di Park City, Utah, Amerika Serikat.

 

Image Source: [Instagram]