Yes, sebuah skenario yang terburuk dan mungkin terjadi pada pemimpin klasmen sementara Liga Inggris. Liverpool, yang saat ini unggul 25 poin atas Manchester City,   masih harus menunggu keputusan resmi dari penyelenggara soal kelanjutan liga yang saat ini sedang diberhentikan akibat virus Covid-19.

Salah satu panel senior, Paul Merson pada sebuah artikel di Skysports.com menyampaikan kalau dirinya tidak setuju jika ‘mahkota’ gelar juara diberikan kepada Liverpool. Begini kutipan pendapatnya ;

Dirinya mengumpamakan sedang bermain ‘snooker’ dengan kawannya, dan temannya yang unggul 25 angka akan berkata ‘sudah berakhir, gak ada gunanya lagi dilanjutkan’. Paul yang kalah kemudian akan menggerutu selama dua pekan kedepan sambil terus berkata ‘kayaknya gua masih bisa menang deh’.

‘Aneh rasanya memberikan gelar juara ke Liverpool! – begitu tuturnya. Meskipun demikian, dirinya juga memberikan sebuah perspektif lain jika memang akhirnya gelar juara di berikan kepada klub asuhan Klopp.

‘Kamu harus bisa merasakan apa yang dirasakan fans Liverpool, mereka menantikan gelar ini selama 30 tahun! Kalau saja Manchester City yang memimpin klasemen dengan 25 poin, maka semua pihak akan berkata ‘mereka sudah menang’. Tapi ini Liverpool, yang sudah menunggu 30 tahun. Ini seperti sebuah film’. dirinya bahkan menambahkan ‘meskipun mereka jadi juara, secara matematika ‘mereka belum juara’, kita tahu bahwa itu tidak sama dan akan sangat memalukan.

Membingungkan memang, sampai saat ini baik penyelenggara dan pimpinan klub masih dalam pembicaraan serius mengenai kemungkinan yang akan terjadi, mengutip dari Skysports.com, berikut kemungkinan yang bisa terjadi mengenai kelanjutan English Premier League musim 2019/2020 ;

Musim Dinyatakan ‘Batal’ dan Semua Hasil Tidak Berlaku

Jelas ini adalah opsi paling ‘dramatis dan tidak masuk diakal’. Apalagi liga sudah hampir berjalan 3/4 musim, dan keputusan tersebut akan membatalkan Liverpool sebagai juara, tim yang seharusnya lolos ke UEFA Champions atau Europa League menjadi tidak lolos, bahkan mempengaruhi mereka yang juga seharusnya terdegradasi.

Opsi ini muncul setelah ‘chairman’ West Ham, tim yang hampir degradasi berpendapat bahwa segala hasil yang sudah terjadi harus ‘dibatalkan’! *sebuah keputusan yang pastinya disetujui semua tim yang gak suka Liverpool*

Akan tetapi Gordon Taylor selaku Kepala dari PFA (Professional Footballers’ Association) menyatakan ‘Sangat tidak adil kalau sampai ‘dibatalkan’, bukan hanya untuk Liverpool, tapi semua klub yang sedang berperforma baik.’. Tim yang dimaksudnya adalah Sheffield United yang berada di posisi untuk bisa lolos ke Europa League.

Musim Dibatalkan, Liverpool Tetap Jadi Juara

Bisa kah ini terjadi? Masih menjadi tanda tanya besar! Ini masih jadi topik terhangat saat ini, bahkan Brady juga setuju kalau sampai Liverpool tidak jadi juara merupakan sebuah ‘PERAMPOKAN’

Tapi keputusan untuk menjadikan Liverpool juara dan membatalkan hasil lainnya sepertinya sulit terjadi, akan banyak fans yang marah. Mengingat Salah,cs masih harus bertandang ke Emirates (Manchester City) dan siapa sangka kalau kekalahan di sana akan membuat Liverpool kembali ‘kepleset’. *ye ngarep*

Melanjutkan Musim Ini, Kapanpun Kondisi Mulai Memungkinkan

Rencananya, Liga Inggris akan mulai kembali dilanjutkan pada tanggal 4 April 2020, akan tetapi hal tersebut masih bergantung pada kondisi soal virus corona yang lagi marak di sana.

Banyak fans yang sebenarnya lebih ingin bahwa Liga kembali dimulai, saat kondisi sudah aman dan memungkinkan. Hal tersebut bisa dilhat dari polling yang dilakukan oleh Skysports.com.

Akan pertanyaan terbesar adalah ‘kapan’ mengingat, akan ada Euro 2020 yang akan berlangsung 12 Juli 2020. Akankah Euro 2020 juga ditunda, demi ‘diselesaikannya’ Liga Inggris musim 2019/2020?

Let’s wait and see!

Jujur sebagai fans Liverpool, rasanya gak adil kalau Liverpool gak jadi juara. Disisi lain juga gak pengen juara ‘terlalu cepat’, gua berharap liga bisa dilanjutkan!