Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pemkot Banda Aceh Larang Siswa Main dan Bawa Lato-Lato ke Sekolah

Lato-Lato Kembali Tren yang Populer Sejak Tahun Lalu

Sejak periode akhir tahun 2022 lalu, lato-lato yang kembali menjadi tren dan populer lagi di berbagai kalangan.

Tidak hanya di kalangan anak-anak, tren mainan jaman dulu (jadul) yang populer ini juga banyak dimainkan oleh orang dewasa.

Banyak orang dewasa yang memainkan permainan jadul ini, bahkan sampai dibuat konten dan trending di berbagai platform media sosial.

Kontradiksi yang Semakin Banyak Bermunculan

Namun seiring populernya tren lato-lato ini, ada banyak kontradiksi yang semakin banyak bermunculan.

Setelah banyak berita yang mengekspos mengenai bahaya yang diakibatkan oleh permainan jadul ini, kini bermunculan larangan-larangan.

Sebelumnya Pemerintah Kota Bandung telah mengedarkan larangan mereka untuk para pelajar di kota tersebut membawa mainan jadul tersebut ke sekolah.

Selain larangan untuk membawanya ke sekolah, memainkannya di lingkungan sekolah juga dilarang oleh Pemkot Bandung.

Larangan yang Disampaikan Lewat Surat Edaran

Tidak hanya di Bandung, kini Pemerintah Kota Banda Aceh menyusul langkah Pemkot Bandung.

Larangan untuk memainkan dan membawa lato-lato ini disampaikan lewat sebuah Surat Edaran (SE).

Surat Edaran tersebut bernomor 426.1/A4/0026, yang ditujukan kepada Kepada Paud, SD, SMP, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Negeri dan Swasta di seluruh kota Banda Aceh.

“Solusi yang ditawarkan memanfaatkan waktu luang dengan permainan-permainan yang bermanfaat dengan pendidikan, seperti program literasi dan numerasi sekolah,” kata Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakrisaat dilansir kumparan, Kamis, 12 Januari 2023.

Let uss know your thoughts!

Image: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya