Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Zen Aji, Jadi Bulan-Bulanan Netizen Gara-Gara Berkarya

Siapa Itu Zen Aji?

Beberapa waktu yang lalu, netizen banyak ngebahas soal Zen Aji. Hal ini disebabkan sama menfess yang dikirim sama entah siapa yang ngomongin musisi lokal underrated yang musti didenger. Isinya adalah screenshot profil Spotify dari Zen Aji.

Dari situ, komentar netizen mulai terdengar pedes. Banyak yang ngerasa kalau kayaknya ini adalah bentuk self-promotion yang dilakuin sama Zen Aji sendiri. Alhasil, orang-orang menghujat karya yang dibuat sama dia.

Kronologi Perjalanan Zen Aji

Zen Aji, sebagai seorang musisi baru sebenernya termasuk cepet dalam proses berkarya. Dia baru aja belajar instrumen musik dan nulis lagi pas pandemi berlangsung, tepatnya di bulan Oktober 2020. Dua tahun setelahnya, di bulan Februari 2022 dia mulai masuk dapur rekaman.
Lagu-lagunya mixing-mastering di MV Studio Recording yang berlokasi di Ponorogo. Buat prosesnya, biaya yang dia keluarin adalah sekitar Rp. 1,3 juta. Biaya ini cuma terhitung buat satu lagunya yang berjudul Self Love.
Setelah prosesnya selesai, tanggal 25 Juli 2022 lagunya dirilis di berbagai streaming platform. Dan di tanggal 17 Januari kemarin, angka stream-nya udah nembus 100.000 stream.

 

Sejauh ini, udah ada sekitar 4 single yang dia rilis.

Respon Netizen Soal Menfess

Pas Menfess tersebut rame, banyak netizen yang milih buat hujat Zen Aji karena musiknya dianggap nggak banget. Ada yang bilang dia submit sendiri ke Menfess buat promosi sampe bilang dia rekaman pake Voice Note (VN). Ada yang bilang bahkan mendingan dengerin “pengiriman cepat, gratis ongkir” dari pada lagu Zen Aji.
Buat konfirmasi, kami memutuskan mewawancarai Zen Aji atau yang kerap disapa Zen. Zen yang sekarang berusia 20 tahun dan lagi kuliah di jurusan Ekonomi di salah satu universitas di Solo ngaku kalau dirinya nggak tahu-menahu soal siapa yang submit menfess. Di tengah viralnya lagu yang dirilis, dia ngerasa tertekan dan kebingungan sampe nggak nafsu makan.
Dia pun tetep pesen buat netizen, dia ngucapin terima kasih atas semua kritik dan saran yang diberikan. Semuanya bakal jadi hal yang dia benahi lagi. Tetapi ada satu petikan yang menurut kami layak untuk diingat sama semua orang yaitu:

 

Yang tinggi itu harusnya yang nunduk, bukan yang pendek yang jinjit.”

 

 

 

Rencana Ke Depannya

Pas ditanya soal rencana, dia pengen belajar lebih banyak lagi soal musik. Stream-nya  yang sekarang udah lebih dari 100 ribu justru bikin dia ngerasa harus ningkatin diri buat ngejawab semua kritik & saran yang dilayangkan netizen.
Pada akhirnya, Zen cuma seorang musisi baru yang pengen belajar banyak hal, sama kayak banyak musisi di luar sana. Andai dapet bimbingan selain penghakiman, mungkin Zen bisa berkarya dengan jauh lebih baik lagi.

Gimana menurut kalian?