Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Billboard Luar Angkasa Jadi Opsi Baru Pemasaran?

Jadi ide seorang peneliti Rusia

Billboard biasanya terpasang di gedung atau pinggir jalan.

Metode tersebut kerap menjadi sarana pemasaran yang efektif.

Menariknya, seorang peneliti di Rusia dikabarkan memiliki ide yang unik.

Dia mengirimkan proposal untuk memasang iklan di langit malam dengan menggunakan puluhan satelit.

Baca juga : Korlantas Ganti Semua Mobil dan Motor Patroli Jadi Kendaraan Listrik

Begini cara kerja billboard luar angkasa

Billboard Luar Angkasa Jadi Opsi Baru Pemasaran?
via Giphy

Penelitan dari Skolkovo Institute of Science and Technology (Skoltech) dan Moscow Institute of Physics and Technology (MIPT) bahkan sudah menjajikan perhitungan biaya dan keuntungannya.

Penelitan tersebut juga menjelaskan cara pemasangannya.

Disebutkan iklan dipasang dengan memanfaatkan konstelasi 50 sateli berukuran kantong belanja besar.

Satelit terbsut dipasang pada orbit yang terus terpapar sinar matahari selagi mengelilingi bumi.

Dilengkapi dengan reflektor, 50 satelit akan memantulkan cahaya matahari ke permukaan bumi.

Dari bumi, satelit akan terlihat seperti bintang berkelip dan bergerak dengan pola tertentu.

Pola itu diklaim bisa membentuk huruf dan gambar sederhana.

Baca juga : Cuci Piring saat Hujan Berisiko Undang Sambaran Petir?

Segini biayanya

via Giphy

Simulasi juga merencanakan setiap pemasaran akan mengorbit selama 1 sampai 3 bulan.

Terkait biaya, peneliti memperkirakan misi peluncuran dan pengelolaan membuthkan biaya USD 65 juta.

Biaya itu terbagi untuk produksi satelit, uji coba berikut rekayasa dan peluncuran.

Sementara keuntungan yang diraup dengan modal itu diperkirakan mencapai USD 111 juta.

Meski terdengar mahal, biaya itu ternyata lebih murah dibanding iklan Super Bowl berdurasi 30 detik.

Let us know your thoughts!